Sabtu, 13 Maret 2010

opservasi

LAPORAN PELAKSANAAN OBSERVASI
KELAS
Di susun Dalam Rangka Memenuhi laporan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL- II)
FAKULTAS TARBIYAH IAIN SUNAN AMPEL SURABAYA












Disusun Oleh:
maksum
Nim. D35206015
Dosen Pembimbing
( Titis Nurhayati. S,pd )
Nip.



FAKULTAS TARBIYAH
JURUSAN TADRIS PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SUNAN
AMPEL
SURABAYA
2008

PERSETUJUAN

Laporan Pelaksanaan Latihan Mengajar Ini Telah Disetujui Guru Pamong Pada:

Hari :
Tanggal :






Surabaya, 22 Februari 2010



Mengetahui
Dosen Pembimbing Guru Pamong



Drs. H. Aan Nadji, M. Ag (Titis Nurhayati.S,pd)
NIP 150 289 327














PENGESAHAN


Laporan Pelaksanaan Mengajar Ini Disahkan Oleh Kepala Sekolah Sekolah Pada:

Hari :
Tanggal :






Mojokerto, 24 September 2008
Mengetahui
Kepala Sekolah




( Drs. R. Hari Purnomo, MM )
NIP.






















KATA PENGANTAR


Segala puji bagi Allah Sang Maha Cahaya Pemberi Hidayah, yang semua jiwa dalam genggamannya. Kasih sayang-Mu yang Mulia. Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dengan Ar-Rahman dan Ar-Rahim-nya penulis dapat menyelesaikan “laporan Pelaksanaan Observasi Kelas” di SMPN 29 SURABAYA
Shalawat serta salam kepada Pehlawan Revolusi Rasulullah Muhammad SAW, yang telah berjuang sepenuh hati dan jiwa raga untuk menyampaikan Risalah Al-Qur’an bagi segenap umat manusia.
Pelaksanaan Observasi adalah salah satu bentuk tugas dan syarat dalam praktek Pengalaman Lapangan dalam melaksanakan observasi, akan menbuat calon guru terlatih untuk menjadi observer yang baik, obyektif dan tidak memihak.
Dalam pelaksanaan observasi ini di harapkan dapat bermanfaat sebagai tambahan wawasan ilmu pengetahuan bagi observer agar nantinya tidak gugup dalam proses belajar mengajar dikelas, dan juga sebagai koreksi bagi pihak yang di observasi. Sehingga ia bisa memperbaiki sesuatu yang kurang sempurna dan semakin meningkat kemanpuan yang dimiliki. Atas terlaksanakannya observasi ini, kami banyak mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan observasi ini.
Dengan terselesainnya laporan ini penulis sampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada:
1. Bapak Drs. Nur Hamim, M.Ag, selaku Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya
2. Bapak Drs.Taufiq Subty selaku Dosen Pembimbing Praktek Pengalaman Lapangan II
3. Bapak Drs. R. Hari Purnomo, MM Selaku Kepala Sekolah SMPN 29 Surabaya
4. Ibu Titis Nurhayati. S,pd selaku Guru Pamong sekaligus guru bidang setudi yang telah mencurahkan tenaga, meluangkan waktu untuk membimbing dan mengarahkan kami serta tidak bosan-bosannya memberikan saran dan motivasi selama PPL II berlangsung.
5. Segenap Bapak Dan Ibu Guru Smpn 29 Surabya
6. Semua Siswa-Siswa Di Smpn 29 Surabaya
7. Dan semua pihak, baik yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam terselesainya laporan ini.

Harapan penulis, semoga hasil observasi ini dapat dijadikan acuan dan tambahan pengalaman bagi semua pihak.





















Surabaya, 22 Februari
2010

Penulis






MAKSUM
NimD35206015












DAFTAR ISI




Halaman judul………………………………………………………………………..
Halaman Persetujuan Guru Pamong…………………………………………………
Halaman Pengesahan Kepala Sekolah……………………………………………….
Kata Pengantar……………………………………………………………………….
Daftar Isi……………………………………………………………………………..

BAB I: PENDAHULUAN………………………………………………………….
1. Pengertian…………………………………………………………………
2. Tujuan Observasi………………………………………………………….
3. Teknik Pengumpulan Data Observasi…………………………………….

BAB II: LAPORAN PELAKSANAAN OBSERVASI……………………………..
A. persiapan dan perencanaan observasi kelas……………………………….
B. Pelaksanaan Observasi kelas........................................................................
C. Hasil Observasi.............................................................................................
D. Lampiran......................................................................................................


BAB III: ANALISIS HASIL OBSERVASI.............................................................
BAB IV: PENUTUP……………………………………………………………....



















BAB I
PENDAHULUAN

Dalam pelaksanaan belajar mengajar seorang calon guru seharusnya mempunyai pengalaman dalam mengetahui dan memahami situasi dalam kelas, agar nantinya dalam proses belajar mengajar tidak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat mengganggu proses belajar mengajar, maka dari itu seorang calon guru harus lebih mengetahui manakah yang harus dilakukan bila menjadi seorang guru yang baik dan dapat mencapai tujuan pembelajaran. Dan itu semua hanya dapat dilakukan dengan terjun di kegiatan dalam kelas yang disebut observasi kelas.
1. Pengertian
Yang dimaksud dengan pelaksanaan observasi (Classroom Observation) adalah mengadakan observasi terhadap segala hal yang berhubungan dengan belajar mengajar di dalam kelas
2. Tujuan Observasi Kelas
Tujuan observasi kelas (Classroom Observation) adalah agar calon guru (Mahasiswa) dapat mempelajari praktek mengajar pada tiap guru dan mengevaluasinya, serta untuk menemukan kelebihan-kelebihan khusus dan sifat menonjol serta kekurangan-kekurangan oleh tiap-tiap guru yang diobservasi tersebut. Observasi kelas dilakukan oleh calon guru (Mahasiswa) minimal 1 kali pada guru dengan mata pelajaran yang berbeda. Hal ini dapat dijadikan bahan pertimbangan atau percontohan modul dalam pelaksanaan proses belajar mengajar dikelas dalam program pengalaman –pengalaman.
3. Teknik Pengumpulan Data
Ada beberapa teknik pengumpulan data observasi; namun disini yang digunakan adalah:
a. Ceklist
Yaitu usaha penilaian yang berupa daftar pertanyaan dengan cara menambahkan tanda jawaban dengan cek ( ) pada masing-masing item
b. Vatual Record
Yaitu catatan terhadap kenyataan yang ada
c. Individual Conference
Yaitu data yang dikumpulkan dalam observasi kelas disusun secara sistematis dan dikonfirmasi dengan guru yang bersangkutan, guna memberikan pengakuan, penghargaan, dan dorongan terhadap usaha yan telah dicapai
BAB II
LAPORAN PELAKSANAAN OBSERVASI

A. Tujuan Observasi
Tujuan observasi kelas (Classroom Observation) adalah agar calon guru (Mahasiswa) dapat mempelajari praktek mengajar pada tiap guru dan mengevaluasinya serta untuk menemukan kelebihan-kelebihan khusus yang menonjol serta kekurangan-kekurangan dan tiap guru yang diobservasinya tersebut. Observasi kelas ini dilakukan oleh calon guru (Mahasiswa) minimal 1 kali pada guru dengan mata pelajaran yang berbeda. Hal ini dijadikan bahan pertimbangan atau percontohan modul dalam pelaksanaan proses belajar mengajar dikelas dalam program praktek pengalaman lapangan.
B. Persiapan Dan Pelaksanaan Obseravasi
Persiapan dan perancanaan observasi adalah hal-hal yang perlu kita persiapkan dan kita rencanakan sebelum observasi kelas, diantaranya:
1. Format lembar observasi yang telah disediakan oleh Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya
2. Guru yang diobservasi minimal 1 pada guru yang berbeda
C. Pelaksanaan Observasi
Di dalam pelaksanaan observasi kelas perlu dilakukan adalah sebagai berikut:
1.Hal-hal yang diobservasi
a. Dari sudut guru antar lain:
 Tujuan pembelajaran
 Pemilihan bahan pelajaran
 Pemberian motivasi pada siswa sebelum pelajaran diberikan
 Cara penyajian bahan pelajaran pada siswa atau metode mengajar
 Pemilihan alat media pembelajaran dan cara penggunaannya
 Cara memberi peguatan
 Cara membuka dan menutup
b. Dari Pihak Siswa
 Interaksi dan interelasi antara siswa guru dan siswa
 Perhatian siswa terhadap bahan yang diberikan
 Keaktifan siswa
 Penyelesaian tugas yang diberikan
 Perubahan sikap siswa setelah pembelajaran berlangsung
c. Faktor Fisik Dalam Kelas
 Pengaturan ruangan kelas
 Penggunaan waktu dalam belajar
 Penggunaan papan tulis
2. Cara Memperoleh Bahan Observasi
Untuk memperoleh bahan yang di observasi sangat ditentukan oleh cara dan sikap observasi itu sendiri. Beberapa cara yang perlu diperhatikan ialah:
a. Berusaha menciptakan situasi yang se-informal mungkin tanpa menimbulkan situasi asing bagi kelas yang diobservasi
b. Tidak hanya mencatat segala kesalahan, kekurangan kelemahan tetapi juga dari segi kelebihan dan positifnya
c. Catatan observasi bukanlah merupakan suatu bahan kasar yang hanya untuk direnungkan, tetapi merupakan bahan yang harus dijawab, dipecahkan secara kongkrit ke arah perbaikan selanjutnya.
D. Hasil Observasi
Dari hasil observasi yang kami lakukan, kami melihat guru di SMPN 29 SUBAYA. Cukup profesional dalam penyampian materi menggunkan pendekatan
dan metode yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah ditentukan.




























BAB III
ANALISIS OBSERVASI


Dari hasil observasi yang kami lakukan, menurut kami bahwa profesionalitas seorang guru sangat penting dalam sistem pembelajaran, agar tercapai tujuan pendidikan yang optimal terhadap anak didik.
Pada satu guru yang kami observasi dengan mata pelajaran yang tidak sama menurut kami mereka cukup profesional dalam bidanganya masing-masing, disamping memahami secara baik psikologi siswa kelas, mereka juga sudah cukup berpengalaman dalam mengajar, misalkan dalam menciptakan suasana atau situasi kelas yang agaknya kondisi anak mereka jenuh. Maka diiringi suatu humor yang tidak keluar dari materi.
Dalam membuka pelajaran guru memberikan apersepsi mengulas materi yang lalu dan menggabungkan dengan materi sekarang motivasi yang diberikan menambah semangat siswa untuk mengikuti pelajaran hari ini dengan kata-kata”ayo sinau sing bener ” (belajar yang bener) “Genes kathok metu ulere’ moto ngantuk” metu ilere” dengan posisi guru maupun menguasai siswa, baik dalam pengelolaan kelas, ekspresi muka atau pun penguatan lainnya dalam motivasi suara. Guru menguasai benar materi yang di berikan sehingga beliau dapat dengan benar dan terarah dalam memberikan pelajaran tanpa perlu berbelit-belit, pembenaran pertanyaan yang mampu menumbuhkan rasa persaingan yang sehat, terbukti dengan siswa yang secara berlomba-lomba untuk menjawab pertanyaan. Guru juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan terhadap pelajaran yang belum di mengerti oleh siswanya tersebut.
Jika dilihat dari komponen-kompoen pembelajaran, seperti keterampilan menutup dan membuka pelajaran, keterampilan menjelasakan, keterampilan bertanya, keterampilan penguatan dan variasi. Kedua guru tersebut cukup menguasai, sehingga ketika proses belajar mengajar berlangsung, mereka sangat memahami situasi kelas dan psikologis anak. Seperti bagaimana psikologis pada jam 1 s/d 2. bagaimana caranya mengatasi kondisi anak dikala Senang, Jenuh, Bosan, Capek, Lelah, tidak faham terhadap materi atau semacamnya. Maka mereka sangat peka dan penuh atau sangat tanggap untuk mengatasi keadaan seperti itu.
Dari strategi atau metode (Ceramah, Tanya Jawab, Dan Latihan) yang dipakai ketika guru tersebut sebenarnya cukup, akan tetapi lebih baik lagi jika ditambah dengan metode diskusi, karena dengan diskusi akan memberi kesempatan yang lebih kepada siswa untuk mengutarakan pendapat atau argumen-nya dan siswa akan lebih aktif dalam mengembangkan materi. Disamping itu siswa akan lebih bersemangat dalam mengikuti pelajaran dan suasana kelas akan menjadi lebih hidup.
Sementara itu media pembelajaran yang dipakai guru dalam menjelaskan materi pada umumnya barasal dari buku diktat yang ada (guru pegangan guru dan siswa) mengapa? Padahal media pembelajaran lain ada yang lebih baik dan lebih efektif seperti OHP, Koran, Majalah, Artikel, Internet, dan buku-buku lainnya. Maka jika dengan menggunakan dan memanfaatkan media yang lain tersebut akan menambah wawasan dan pengetahuan siswa. Selain itu proses pembelajaran akan lebih cepat, Efektif dan lebih Efisien (dengan catatan media tersebut sesuai dengan mata pelajaran).
Namun, bagaimana manusia tidak akan lepas dari kekurangan, siapapun dia dan dimanapun dia berada. Mudah-mudahan observasi ini dapat bermanfaat bagi pembaca khususnya bagi penulis sendiri dan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan yang akan datang.




























Format Observasi Kelas
Nama Guru : Titis nurhayati. s,pd
Materi Pelajaran : Bahasa Inggris
Kelas : VIIAdan VII Bahasa
No
Keterangan Score
Ya Tdk Keterangan
1.







2







.3.







4.






5.








6.




7.

8. Membuka Dan Menutup
a. Menarik Perhatian
b. Menumbuhkan Motifasi
c. Memberi Acuaan
d. Menunjukkan Kaitan
e. Meninjau Kembali
f. Mengevaluasi
g. Memberi Dorongan
Menjelaskan
a. Orientasi Dan Motivasi (Apersepsi)
b. Bahasa (Sederhana Dan Jelas)
c. Pemberian Contoh
d. Sistematika Penjelasan
e. Variasi Dalam Penyampaian
f. Balikan (Pertanyaan Penerapan)
Bertanya
a. Pertanyaan Jelas Dan Konkrit
b. Pertanyaan Memberi Waktu Berfikir
c. Pemerataan Pertanyaan Pada Siswa
d. Kualitas Pertanyaan

Reinforcement (Memberi Penguatan)
a. Penguatan Verbal
b. Peguatan Non Verbal
c. Variasi Peguatan


Variasi
a. Suara
b. Mengarahkan Perhatian Siswa
c. Kontak mata
d. Ekspresi Roman Muka
e. Gerakan Tangan
f. Posisi Guru
g. Pola Interaksi

a. Kesiapan Siswa
b. Respon siswa dalam pembelajaran
c. Tanggapan siswa

Sarana dan media pembelajaran

Sumber Belajar
X
X

X

X
X
X

X


X


X

X
X
X

X


X

X


X


X




X

X

X




X
X

X
X

X
X

X


X


X

X


X

X







































Sangat kreatif seperti halnya mengaitkan motivasi dengan kehidupan sehari-hari,sehingga siswa lebih realistis dalam menerima pelajaran,mempunyai wawasan yang tinggi sehingga cakap dalam memberi dorongan dan semangat belajar siswa
Bahasa sederhana dan jelas sehingga siswa mudah menerimah apa yang disampaikan. Contoh yang diberikan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari sehingga siswa bisa aplikatif dalam menerapkan ilmunya dalam kehidupan nyata
Pertanyaan singkat,lugas dan jelas, mempunyai daya tarik yang tinggi terhadap siswa dalam menanggapinya. Pertanyaanya terarah dan selalu dikaitkan dengan problem sehari-hari




Sangat bagus dan mudah sekali di tanggapi oleh siswanya




Pola interaksi dengan siswa sangat bevariasy sehingga siswa merasa enjoy dengan pelajaran tersebut karena beliau bisa menjadi teman, ibu, ataupun saudara bagi siswanya







Kurang adanya kesiapan belajara sebelum menerima materi pelajaran,
Respon siswa sangat antusias dan tanggap





Surabaya, 22 Februari2010


Mengetahu
Kepala sekolah Guru Mata Pelajaran



( Drs. R. Hari Purnomo, MM )
Titis Nurhayati. S,pd
NIP. 130 899 011







BAB IV
PENUTUP

Segala puja dan puji syukur Penulis hanturkan Kehadhirat Allah SWT, serta kepada semua pihak baik yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung yang telah membantu dalam melaksanakan tugas observasi, sehingga dapat terselesaikan tanpa halangan yang berarti.
Dalam pelaksanaan observasi, penulis mendapat suatu tambahan wawasan dan pengalaman yang tidak akan perna terlupakan. Dan dari observasi tersebut penulis dapat lebih memahami dan mempersilahkan sejak dini dan hal-hal teknis dari sistem pembelajaran.
Selanjutnya penulis dapat menyimpulkan bahwa dalam sistem pembelajaran bukan hanya diprioritaskan pada kurikulum sekolah, materi pembelajaran serta media pembelajaran dan lain-lain yang bersifat non teknis belaka. Namun , tidak kalah pengtingnya juga adalah masalah teknis dalam kelas, misalnya penguasaan kelas, penerapan metode dalam pembelajaran yang berbeda dalam setiap materi. Disinilah butuh pengetahuan khusus (seperti ilmu psikologi) bagi seorang pendidik, agar nantinya bagi peserta didik tidak akan merasa bosan dengan sistem yang kita terapkan dalam kelas.
Jika semua hal-hal yang bersifat teknis tidak dipahami dengan baik dan dilaksanakan dengan seefisien mungkin, maka proses pembelajaran tidak akan tercapai dengan baik dari segi afektif, kognitif maupun psikomotorik.
Penulis sadari bahwa laporan observasi ini jauh dari kesempatan, maka penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangaun dari pembaca Akhirnya harapan penulis, semoga laporan observasi ini bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan khususnya bagi penulis sendiri kesempurnaan selanjtnya. Amin.


Penulis





MAKSUM
Nim: D35206015

Comments :

0 komentar to “opservasi”

Poskan Komentar

Arsip Blog

 

Copyright © 2009 by achmad muhammad ma'shum muhibbaddin 'ainul yaqin dan allohurbbi