Selasa, 16 Maret 2010

Verba transitif dan intransitif

Verba transitif dan intransitif

Di bahasa Jepang, kadang-kadang ada pasangan verba yang intinya sama yaitu verba transitif dan intransitif. Bedanya adalah verba transitif melibatkan aksi oleh pelaku aktif sedangkan pada verba intransitif aksi terjadi tanpa pelaku langsung. Di bahasa Indonesia bisa digunakan imbuhan untuk membedakannya, misalnya "saya menjatuhkan bolanya" (pelakunya "saya") vs. "bolanya jatuh" (tanpa pelaku). Di bahasa Jepang ini menjadi 「ボールとした」 vs. 「ボールちた」. Contohnya lainnya adalah "memasukkan ke kotak" (入れる) vs. "masuk ke kotak" (入る). Bisa juga di bahasa Indonesia digunakan kata yang berbeda untuk pasangan tersebut, misalnya "menghapus" (消す) vs. "menghilang" (消える). Yang paling susah adalah jika di bahasa Indonesia digunakan kata yang sama, misalnya pada "saya membuka pintu" vs. "pintunya membuka". Menggunakan cara berpikir di bahasa Jepang, verba transitif dan intransitif sebetulnya menggambarkan aksi yang sama. Mengetahui istilahnya tidaklah penting, tapi kamu harus tahu mana yang mana agar bisa memilih verba dan partikel yang benar. Karena arti dasar dan kanjinya sama, kamu bisa belajar dua verba dengan harga satu kanji! Mari kita lihat contoh beberapa verba transitif dan intransitif.



Verba transitif dan intransitif
TransitifIntransitif
落とすmenjatuhkan落ちるjatuh
出すmengeluarkan出るkeluar
入れるmemasukkan入るmasuk
開けるmembuka開くmembuka
(menjadi terbuka)
閉めるmenutup閉まるmenutup
(menjadi tertutup)
付けるmenempelkan付くmenempel
消すmenghapus消えるmenghilang
抜くmencopot抜けるcopot

Perhatikan partikelnya!

Pelajaran paling penting di sini adalah mengenai partikel yang benar untuk verba yang bersangkutan. Tentunya prasyarat utamanya adalah tahu apakah verba yang bersangkutan transitif atau intransitif. Pada kamus WWWJDIC, verba transitif ditandai dengan "vt" dan verba intransitif ditandai "vi". Namun penandaan pada WWWJDIC masih dalam pengerjaan sehingga mungkin belum komprehensif. Jadi saya menyarankan untuk melihat contoh kalimat dari WWWJDIC atau Yahoo!辞書. Contohnya, dengan melihat contoh kalimat 「付ける」 dari WWWJDIC dan Yahoo!辞書, kamu bisa tahu bahwa itu verba transitif karena ada partikel 「を」.

Contoh

(1) 電気付けた。- Sayalah yang menyalakan lampu.
(2) 電気付いた。- Lampunya menyala.
(3) 電気消す。- Mematikan lampu.
(4) 電気消える。- Lampu mati.
(5) 開けた?- Siapa yang membuka jendela?
(6) どうして開いた?- Kenapa jendelanya membuka?
Hal yang penting untuk diingat adalah verba intransitif tidak bisa memiliki objek langsung karena tidak ada pelaku langsungnya. Contoh-contoh berikut secara tata bahasa salah.

(誤) 電気付いた。- (「を」 seharusnya diganti 「が」 atau 「は」)
(誤) 電気消える。- (「を」 seharusnya diganti 「が」 atau 「は」)
(誤) どうして開いた?- (「を」 seharusnya diganti 「が」 atau 「は」) Satu-satunya kasus di mana partikel 「を」 bisa digunakan dengan verba intransitif adalah saat suatu lokasi menjadi objek langsung verba gerakan sebagaimana disinggung di bab sebelumnya.
(1) 部屋出た。- Keluar kamar.


Comments :

0 komentar to “Verba transitif dan intransitif”

Poskan Komentar

Arsip Blog

 

Copyright © 2009 by achmad muhammad ma'shum muhibbaddin 'ainul yaqin dan allohurbbi